Create a free forum in seconds.
InvisionFree - Free Forum Hosting
Welcome to Islamic Community. We hope you enjoy your visit.


You're currently viewing our forum as a guest. This means you are limited to certain areas of the board and there are some features you can't use. If you join our community, you'll be able to access member-only sections, and use many member-only features such as customizing your profile, sending personal messages, and voting in polls. Registration is simple, fast, and completely free.


Join our community!


If you're already a member please log in to your account to access all of our features:

Name:   Password:


Pages: (2) [1] 2  ( Go to first unread post )

 Maulid Nabi Muhammad SAW, esensi dalam pandangan Islam
uno
  Posted: Dec 9 2006, 02:54 PM


Udah Cinta


Group: Member
Posts: 270
Member No.: 2
Joined: 7-December 06



:salam:

Maap neh bikin thread baru lagi...he...

Kali ini yang akan kita bahas adalah mengenai masalah MAULID NABI MUHAMMAD SAW...
Seperti yang telah kita ketahui...peringatan maulid nabi ini telah lama diperingati oleh umat islam, terutama umat islam di Indonesia...
Disamping itu banyak juga yang pro kontra dengan moment ini...
Dari pihak Islam Garis Keras jelas amat sangat menentang acara seperti ini...bagi mereka ini adalah perbuatan Bid'ah yang termasuk dosa besar...
Perlu diketahui juga, biasanya ulama2 dari golongan ini dalam berdakwah selalu mengucapkan hadits nabi mengenai Bid'ah...
Dan dari golongan umat Islam yang memang melaksanakan acara ini jelas mereka menganggap ini bukan Bid'ah yang buruk, mereka mengkategorikan bahwa Bid'ah itu ada dua, Bid'ah Khasanah (sesuatu yang baru dan baik) dan Bid'ah Dholalah (sesuatu yang baru dalam hal ibadah yang telah ditentukan)...
Jadi untuk golongan ini mamasukkan acara maulid nabi dalam kategori Khasanah, karena acara ini tidak ada dalam ibadah yang telah diajarkan oleh nabi..

Terlepas dari itu semua...
Ibadah sendiri terdiri dari 2 macam :
1. Ibadah dalam arti UMUM --> yakni ibadah yang meliputi semua gerak gerik manusia didunia ini, seperti hal2 kecil saja misalnya memindahkan batu dari tengah jalan, atau ketika kita menimba ilmu, atau kita kuliah yang tujuannya untuk ibadah...dst...
2. Ibadah dalam arti KHUSUS --> yakni ibadah yang udah ada tuntunannya dari Rasulullah SAW, dan termasuk ibadah pokok. Contohnya, Sholat, Zakat, Haji, Puasa...dst...


Mengenai sejarah Maulid Nabi sendiri....
Seingat saya...ini seingat saya lho...dari cerita pak Ustadzku...
Maulid Nabi sendiri baru ada sekitar abad ke-12 (mohon koreksi kalo salah)...
Dan itu terjadi pada jaman Islam lagi berperang dengan orang kafir...
Waktu itu umat islam sudah putus asa dan hampir kalah karena umat islam sudah terpecah-pecah dan tidak memiliki semangat....
Dan salah seorang pimpinan perang waktu itu (saya lupa namanya)...membuat acara maulid ini....
Yang tentunya tujuannya adalah untuk menyatukan kembali umat islam dan memenangkan peperangan dengan orang kafir (bener gak ya perangnya ini perang salib???...kasih tau dunk, agak lupa neh...)...
Dan sampai saat ini acara peringatan Maulid Nabi ini terus diperingati...


Dari apa yang telah saya uraikan diatas...
Saya mempunyai penilaian tentang moment Maulid Nabi ini, yakni hal ini SAH-SAH saja dilakukan selama hal ini masuk dalam kategori IBADAH SECARA UMUM, tanpa ada embel2 bahwa acara ini adalah ajaran dari Islam...

Namun yang menjadi permasalahan dalam hal ini adalah, bahwasanya dewasa ini terutama di masyarakat indonesia sendiri, banyak yang tidak mengerti dan menganggap acara Maulid Nabi ini merupakan bagian dari ajaran Islam...disinilah point yang harus diluruskan...
Mengenai pelaksanaan maulid sendiri harusnya tidak terpatok dengan aturan2 yang mengikat...harus begini, atau harus begitu...dan ini yang harus diluruskan...
Karena sebenarnya yang dinilai dalam maulid nabi ini bukan maulidnya...akan tetapi makna yang dapat kita ambil dalam acara ini, seperti mengingat akan perjuangan Nabi dulu dalam menyebarkan Islam dan ini tentunya dapat meningkatkan kualitas keimanan kita...
Dan juga dalam maulid sendiri ada kegiatan positif yang dapat menghasilkan pahala buat kita, seperti membaca Al-Quran, mendengarkan ceramah dan juga kita berkumpul untuk mempererat tali silaturahmi...

Demikian sekelumit pandangan saya terhadap acara Maulid Nabi SAW...

Monggo teman2 memberikan masukan dan pendapat tentang acara MAULID NABI ini...atau mungkin ada juga cerita versi lain dari acara maulid nabi ini...
Agar dapat kita ambil pelajaran dalam masalah ini...

Wassalam
:candy:
Top
nabi_lama
Posted: Dec 12 2006, 11:03 PM


Newbie


Group: Banned
Posts: 3
Member No.: 13
Joined: 12-December 06



:salam:
Mbak Uno,
Dari pembahasan Maulid Nabi ini bisa nggak kita lanjutin dengan masalah perayaan ulangtahun kita masing2. Gimana?
:wasalam:
Top
uno
Posted: Dec 13 2006, 01:00 PM


Udah Cinta


Group: Member
Posts: 270
Member No.: 2
Joined: 7-December 06



Maksudnya gimana bung Nabi_lama?? :takut:

Bikin thread baru tentang ultah kita gitu...ya coba tak bikin deh...
Top
abulqosim abdullah
Posted: Dec 23 2006, 01:33 PM


Mulai Cinta


Group: Members
Posts: 12
Member No.: 19
Joined: 23-December 06



:salam:
alhamdulillah
semoga salawat dan salam tercurahkan kepada nabi kita Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Salam manusia terbaik dalam umat yang terbaik

sudah jelas acara maulid nabi bukanlah termasuk dalam ibadah, yang berarti tidak ada pahalanya sama sekali, karena nabi pernah bersabda barang siapa beramal tanpa perintah dari kami maka amalan tersebut tertolak.

lebih lagi rasulullah mengkategorikan sesuatu yang baru (dalam ibadah) dalam agama ini adalah bid'ah dan semua bid'ah adalah kesesatan, dan semua kesesatan tempatnya di neraka

bid'ah hasanah di sebutkan oleh Umar radliyallahu dalam rangka mengumpulkan umat untuk sholat taraweh berjamaah. dan menurut syaikhul islam Ibnu Taimiyah dalam Majmu' Fatawa 31/36: perbuatan Umar radliyallahu `anhu dalam rangka menghidupkan sunnah ini dimutlakan sebagai bid'ah secara bahasa, bukan syariat."

memang dalam acara itu ada acara baca Al Qur-an, ceramah, silaturahmi, dan mengingat kembali perjuangan nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Salam,
Namun bukankah acara acara itu seharusnya di lakukan setiap hari. Tanpa harus menunggu setahun sekali.

dan pada kenyataannya simaklah acara maulid kebanyakan di lingkungan kita, di sana terjadi Ikhtilat (campurnya lelaki dan wanita), pemborosan, bahkan saya sendiri jumpai di depan kantor kabupaten sleman jogjakarta diadakan acara goyang dangdut mempertontonkan auarat wanita diatas panggung didepan slogan MEMPERINGATI ACARA MAULID NABI MUHAMAD SAW, dan lain sebagainya yang semua itu di haramkan oleh agama kita ini

masyarakat kita menganggap acara seperti ini wajib , melebihi wajibnya sholat berjama'ah di masjid, menuntut ilmu agama.

inilah fitnah yang terjadi atas agama kita ini, padahal kita telah diperingatkan oleh nabi kita Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Salam, sejak diperjuangkannya agama ini.

cobalah simak dan pahami ayat ayat ini :

Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?"
Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.
(Al Kahfi 103-104)

semoga kita tidak di golongkan orang yang paling merugi oleh :allah: subhanahu wa ta'ala, amin

:salam:
Top
uno
Posted: Dec 23 2006, 07:54 PM


Udah Cinta


Group: Member
Posts: 270
Member No.: 2
Joined: 7-December 06



:salam:

Good...good..good... :thumbup:

QUOTE
sudah jelas acara maulid nabi bukanlah termasuk dalam ibadah, yang berarti tidak ada pahalanya sama sekali, karena nabi pernah bersabda barang siapa beramal tanpa perintah dari kami maka amalan tersebut tertolak.

lebih lagi rasulullah mengkategorikan sesuatu yang baru (dalam ibadah) dalam agama ini adalah bid'ah dan semua bid'ah adalah kesesatan, dan semua kesesatan tempatnya di neraka


Lalu klo membaca Al-Quran, apa itu bukan merupakan ibadah mas???
Lalu apakah yang dimaksud dengan ibadah Mahdoh (Ibadah dalam arti yang luas)???

QUOTE
memang dalam acara itu ada acara baca Al Qur-an, ceramah, silaturahmi, dan mengingat kembali perjuangan nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Salam,
Namun bukankah acara acara itu seharusnya di lakukan setiap hari. Tanpa harus menunggu setahun sekali.

dan pada kenyataannya simaklah acara maulid kebanyakan di lingkungan kita, di sana terjadi Ikhtilat (campurnya lelaki dan wanita), pemborosan, bahkan saya sendiri jumpai di depan kantor kabupaten sleman jogjakarta diadakan acara goyang dangdut mempertontonkan auarat wanita diatas panggung didepan slogan MEMPERINGATI ACARA MAULID NABI MUHAMAD SAW, dan lain sebagainya yang semua itu di haramkan oleh agama kita ini

masyarakat kita menganggap acara seperti ini wajib , melebihi wajibnya sholat berjama'ah di masjid, menuntut ilmu agama.


Nah inilah kesalahan yang harus diperbaiki oleh para ulama2 kita...
insyaAllah...acara maulid yang ada didaerah saya, tidak ada pencampuran antara laki-laki dan perempuan...ada tempatnya masing2...
Apalagi sampe ada acara dangdutan...masyaAllah...klo itu benar2 salah... :nono:

Dan harus ditanamkan dalam setiap diri uamt islam...bahwasanya acara Maulid Nabi ini bukan merupakan acara yang dituntunkan oleh Nabi SAW....hanya berupa ibadah dalam artian yang luas...
Sama halnya kita datang disuatu acara ceramah....kita niat datang untuk mendengarkan ceramah...kan sama semuanya dapat pahala...pak utadz yang ceramah dapet pahala...yang dengerin juga dapet pahala....

oh ya....saya ingin tau dimana letak kesalahan sehingga Maulid Nabi dikatakan BID'AH???

:victory:
Top
abulqosim abdullah
Posted: Dec 25 2006, 12:22 PM


Mulai Cinta


Group: Members
Posts: 12
Member No.: 19
Joined: 23-December 06



:salam:

alhamdulillah
semoga salawat dan salam tercurahkan kepada nabi kita Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Salam manusia terbaik dalam umat yang terbaik

saya belum berani berkata kalau acara maulid nabi itu Bid'ah.
yang sudah jelas acara tersebut bukanlah termasuk ibadah.

membaca Al Qur'an sudah pasti berpahala, Namun Bukankah amalan itu tergantung niatnya, jika berniat iklash membaca Al Qur an untuk Ibadah,
namun jika niat membaca Al Qur an untuk tampil di acara ini maka yang di dapatkan adalah hanyalah pujian para penonton

apakah seorang muslim yang meragukan sabda nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Salam, berikut ini :

"Sesungguhnya amal-amal itu didasari oleh niat dan sesungguhnya setiap orang akan diberi (balasan) sesuai niatnya." (Muttafaqun 'alaih dari 'Umar Ibnul Khaththab)

"Siapa yang mengada-adakan sesuatu amalan di dalam urusan (agama) kami ini dengan yang bukan bagian dari agama ini maka amalan itu tertolak." (HR. Bukhari dan Muslim dalam Shahih keduanya)

Janganlah kamu sekalian mengada-adakan urusan-urusan yang baru, karena sesungguhnya mengadakan hal yang baru (dalam agama) adalah bid'ah, dan setiap bid'ah adalah sesat". [Hadits Riwayat Abdu Daud, dan At-Tirmidzi ; hadits hasan shahih].

dan firman :allah:

"Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya." (Al Hasyr :7)

sebagai seorang yang beriman, pastilah langsung percaya, dan akan berhati hati dalam bertindak / ber amal. Bukan nya meninggalkan atau bahkan menentangnya.

adapun istilah Bid'ah Mahdoh. saya belum tahu apa maksudnya
adakah yang tahu dari mana istilah ini di ambil.
bukankah nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Salam pernah bersabda SETIAP bid'ah itu sesat.

kita tahu pada jaman Rasulullah ada sebuah masjid yang di bakar habis, karena masjid itu di bangun untuk membuat makar.

apakah seharusnya kita bertanya : "bukankah masjid itu di gunakan untuk sholat (ibadah) ? "

mengapa kita hanya bisa menuntut para ulama untuk membersihkan amalan yang telah di kotori ini,

marilah kita bersihkan ajaran agama yang suci ini.
mulailah dari diri kita,
menjalankan apapun yang diperintahkan oleh nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Salam dan meninggalkan apapun yang dilarang oleh nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Salam

terlalu banyak amalan yang nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Salam yang belum sempat kita (khususnya saya) jalankan.

jangan buang waktu, tenaga dan harta untuk hal tiada gunanya

marilah kita membaca dan mempelajari Al Qur an setiap hari
marilah kita mempelajari sunnah sunnah (ajaran dan contoh-contoh) nabi setiap hari
marilah kita mengamalkan dan mengajarkan Al Qur an dan Sunnah sunnah nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Salam setiap hari

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
1. Demi masa
2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
3. kecuali orang-orang yang beriman,
dan mengerjakan amal saleh,
dan nasehat menasehati dengan kebenaran dan nasehat menasehati dengan kesabaran. (Al Ashr : 1-3)


:salam:
Top
uno
Posted: Dec 25 2006, 09:29 PM


Udah Cinta


Group: Member
Posts: 270
Member No.: 2
Joined: 7-December 06



:salam:

wah saya setuju mas dengan ulasannya... :ok:
yang penting kan kembali ke NIATnya ya... :nyam:
sholat, ngaji, bahkan haji...klo niatnya cuma untuk RIYA' ya percuma saja... :scooter:

yang jelas....banyak yang harus diluruskan dari acara maulid yang ada sekarang ini...


Maksud saya bukan Bid'ah Mahdoh...tetapi Ibadah Mahdoh...
Ibadah dalam arti luas, yang tidak ada tuntunannya oleh Rasul SAW...tetapi ada dalam Al-Quran...ya seperti kita diperintahkan Allah untuk berbuat baik kepada sesama ataupun kita disuruh Allah untuk berbuat baik terhadap tetangga...
Nah itu kan gak disebutkan secara detail kebaikan seperti apa aja dalam berbuat baik terhadap tetangga...
Seperti kita memindahkan batu dari tengah jalan...kita juga gak tau pasti kan dengan cara apa kita memindahkan batu tersebut dari jalan...bisa dengan tangan kita klo emang batunya kecil...bisa pake traktor klo emang batunya besar...trus apa itu dinamakan Bid'ah...???

Dan satu lagi yakni Ibadah dalam arti sempit (saya lupa namanya apa :confused: )...
nah disini adalah ibadah2 yang telah dicontohkan oleh rasul, dan termasuk ibadah pokok...seperti sholat, zakat, haji, puasa..dll...yang udah ada ketetapan baik kadar dan tata caranya...


Saya yakin dan percaya 100% tentang hadits tersebut...hanya pemahaman kita mungkin sedikit berbeda tentang bid'ah...
dan saya juga gak setuju ada penggolongan Bid'ah khasanah dan Bid'ah Dholalah...krn semua Bid'ah ya dosa....

Saya juga pengen tau...seperti apa sebenarnya Bid'ah itu...jelasin ya mas!!!
apa2 yang bisa dikategorikan termasuk Bid'ah...
saya juga masih bingung soal ini... :crazy:
Klo emang apa2 yang baru dalam islam dinamakan Bid'ah...saya takut sekali, krn saat ini semuanya serba Bid'ah...
seperti penggunaan speaker TOA untuk Adzan, memakai motor dan mobil...

Thanks :clap:

oh ya mas...situs forum pondok pesantren yang kemarin apa alamatnya...saya lupa...
Top
bro_mantyothe1
Posted: Dec 28 2006, 09:08 AM


Newbie


Group: Members
Posts: 3
Member No.: 23
Joined: 28-December 06



:salam:

Mau ikutan sharing saja siapa tahu bermanfaat.

Untuk uni Uno aye juga pernah mendapatkan pengertian mengenai ibadah itu, disamping pernah membaca suatu ulasan, aye sendiri pernah minta penjelasan dalam salah satu pengajian khusus mengenai hadist nabi. Bahwa pengertian ibadah itu ada 2 spt sampiyan sebut ada juga yg menyebut : Ibadah Vertikal dan ibadah horizontal dengan pengertian :

1 : ibadah vertikal itu adalah ibadah yg udah diatur tatacaranya oleh nabi , ibadah untuk Allah, contoh syahadat , sholat, puasa wajib, zakat, haji dll atau ada yg menyebut itu ibadah khusus, sepengetahuan aye itu yg disebut ibadah mahdloh. Ibadah ini sampai akhir zaman pada prinsipnya tidak akan berubah ubah, tidak ada pengurangan atau penambahan tetap spt yg dicontokan nabi . Sholatlah seperti sholatku. Sebaik baik contoh adalah nabi.
2 : kemudian ada ibadah yg horizontal ibadah yg sifatnya antar mahkluk Allah. Bukankah setiap kegiatan yg tidak ada larangannya dan diniatkan karena Allah akan dicatat sebagai ibadah ? Ini yng uni sebut sebagai ibadah umum.

Nah sepengetahuan aye yg disebut bid'ah dan ganjarannya adalah neraka, adalah perbuatan perbuatan dalam rangka ibadah vertikal,khusus ato mahdloh , bila itu dilakukan tanpa ada tuntunan nabi !!!!!!
Sedangkan perbuatan amalan yg bersifat horisontal antar mahkluk yg tidak ada larangannya dan dijalankan dengan niat karena Allah itu bukan bid'ah.

Per kriteria itu, kembali ke kegiatan peringatan Maulud Nabi Muhammad menurut aye kegiatan itu merupakan ibadah umum bukan ibadah mahdloh, jadi meskipun nabi kagak pernah mengerjakannya karena kagak ada laranagnnya maka itu menurut aye tidak termasuk kriteria bid'ah yang ganjarannya neraka.

Lha masalhnya klo kemudian dalam melaksanakan Perayaan Maulud Nabi itu terjadi hal hal yg menimbulkan mudhorot bahkan meninggalkan yg wajib spt yg dikemukakan oleh sdrku Abdul kosim itu yg akan diganjar dengan punishment !!!

Sebetulnya banyak ibadah ibadah umum yg sebetulnya sejenis dengan itu, misalnya berdakwah dengan menggunakan sms, itu nabi kagak pernah melakukannya, menurut aye bukan bid'ah yg ganjarannya neraka .

Betapa banyak aspek kemasyarakatan yg belum tercontohkan oleh nabi yg kita kerjakan dengan tujuan mencari rido Nya, rasanya bukan itu maksud larangan nabi untuk melakukan sesuatu yg "baru" itu.

Memang kalo bicara side effect dalam ibadah wajibpun bisa terjadi side effect (seperti riya' yg dicontohkan uni Uno, atau berlebih lebihan) termasuk ibadah ibadah lain.

Demikian moga bermanfaat ,silahkan diluruskan bila kurang lurus, silahkan dibetulkan bila salah dan silahkan ditambah bila kurang, kebenaran mutlak hanya pada Allah. Wallahu'alambishshowab.

Salam.
Top
uno
Posted: Dec 30 2006, 07:39 PM


Udah Cinta


Group: Member
Posts: 270
Member No.: 2
Joined: 7-December 06



thanks masukannya... :thumbup:

ya kira2 maksud saya seperti penjelasan bung Bro... :nyam:
dalam menyikapi Bid'ah gak perlu secara terburu-buru, sikapi dengan bijak, hati yang lapang.... :ok:

Saya takutnya, apa2 yang baru dalam islam disebut Bid'ah semua....maka bahaya sekali....hidup kita akan flashback ke masa lampau...
Tentunya masa lampau dengan saat ini keadaannya berbeda...
mungkin inilah salah satu kendala yang dihadapi umat islam dalam mengejar ketertinggalannya dengan umat yang lain (negara lain)...
Top
abulqosim abdullah
Posted: Jan 5 2007, 10:25 AM


Mulai Cinta


Group: Members
Posts: 12
Member No.: 19
Joined: 23-December 06



:salam:

alhamdulillah
semoga salawat dan salam tercurahkan kepada nabi kita Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Salam manusia terbaik dalam umat yang terbaik

Allah ta'ala berfirman: "Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi (beribadah) kepada-Ku." (Adz Dzaariyaat 51)

sungguh tujuan hidup kita adalah ibadah
semua kegiatan kita bisa bernilai ibadah

karena sesungguhnya semua telah diatur dalam agama yang sempurna ini
dan telah ada tuntunannya

seperti kita diperintahkan Allah untuk berbuat baik kepada sesama ataupun kita disuruh Allah untuk berbuat baik terhadap tetangga...

Seperti kita memindahkan batu dari tengah jalan..

dan lain sebagainya...sebenarnya telah ada tuntunannya
sebagai contoh hadits berikut ini

Dari Abu Hurairah radliyallahu 'anhu dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam beliau bersabda : “Iman itu tujuh puluh lebih atau enam puluh lebih cabang. Paling utamanya adalah ucapan lailaha illallah. Dan paling rendahnya adalah menyingkirkan duri dari jalan. Dan malu termasuk cabang dari iman.” (HR. Bukhari 9 dan Muslim 35)
yang berarti sholat, zakat, haji, berbakti pada orang tua, adab bertetangga, merupakan cabang cabang dari iman.

dan banyak hadits yang membahas tentang itu semua, hingga sampai adab makan, tidur, berhubungan suami istri, hingga (...maaf) adab buang air.
cobalah simak kitab kumpulan hadits seperti kitab Al Adabul Mufrod karya Imam Bukhori, Bulughul Maram karya Al Hafidz Ibnu Hajar Al Asqolani, Riyadhus Sholihin karya Imam Nawawi Rahimahumullah

Ada amalan yang kita anggap baik ternyata di larang oleh Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Salam
Dari Abu Hurairah radliyallahu 'anhu , Rasulullah bersabda : barang siapa mendengar orang mencari barang di dalam masjid, katakanlah padanya : semoga Allah tidak mengembalikannya kepadamu, sebab masjid masjid tidak di bangun untuk hal ini ( Bulughul Maram, HR. Muslim)
bukankah memberi tahu atau membantu mencarikannya lebih baik ?
sungguh, yang terbaik adalah patuh pada Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Salam

Allahu a'lam



:salam:
Top
abulqosim abdullah
Posted: Jan 5 2007, 10:35 AM


Mulai Cinta


Group: Members
Posts: 12
Member No.: 19
Joined: 23-December 06



:salam:
buat mas / mba bro_mantyothe1
maaf sedikit ralat, saya pakai nama abulqosim bukan abdul kosim
terima kasih. :salam:
Top
uno
Posted: Jan 5 2007, 02:21 PM


Udah Cinta


Group: Member
Posts: 270
Member No.: 2
Joined: 7-December 06



:salam:

Bener mas Qosim...Islam adalah agama yang paling sempurna...semuanya sudah diatur oleh islam...dari kita bangun tidur sampe tidur lagi semua udah ada tuntunannya dalam islam... :ok:

Nah...kan ada yang namanya Ijtihad dan juga Ijma dari para ulama...
tentunya hal itu sejalan dengan jaman yang selalu berkembang...
Jaman Rasulullah berbeda dengan saat ini....
Kan lucu juga klo kita kemana-mana pake onta (krn sekarang adanya mobil dan lainnya)...tentunya faktor sikon dan juga sosio kultur yang berkembang dimasyarakat juga memberikan pengaruh terhadap Ijtihad2 yang ada....
Disini bukan adat istiadat yang mempengaruhi agama, tapi agama yang mengatur adat istiadat...
Seperti halnya makan disunahkan dengan 3 jari, itu kan tergantung kita makan apa, klo dulu jaman Nabi makanannya rata2 adalah roti, kurma, dan juga daging... Nah klo kita makan soto masak ya pake 3 jari...yo kepanasan lah jari2 kita....nah kan baiknya kita pake sendok...

Seperti halnya kita pake media internet ini untuk berdakwah...kan jaman Nabi belum ada...apakah ini juga Bid'ah...
itu lho mas sebenarnya intinya...
yang mana dipandang sebagai Bid'ah mana yang tidak???

:help:
Top
abulqosim abdullah
Posted: Jan 6 2007, 11:21 AM


Mulai Cinta


Group: Members
Posts: 12
Member No.: 19
Joined: 23-December 06



:salam:
dalam hal ini sudah saya buat topik sendiri "membedakan antara bid'ah dan masholihul mursalah"
semoga bermanfaat.
:salam:
Top
uno
Posted: Jan 7 2007, 03:01 AM


Udah Cinta


Group: Member
Posts: 270
Member No.: 2
Joined: 7-December 06



QUOTE (abulqosim abdullah @ Jan 6 2007, 04:21 AM)
:salam:
dalam hal ini sudah saya buat topik sendiri "membedakan antara bid'ah dan masholihul mursalah"
semoga bermanfaat.
:salam:

iya kang baru tak baca tadi... :biggrin:

back to topic--> maulid Nabi...

Trus aku pengen tau pendapat atau pandangan kang Qosyim terhadap acara maulid yang berkembang dimasyarakat kita ini...
Top
ifik
Posted: Feb 21 2008, 11:06 AM


Newbie


Group: Members
Posts: 2
Member No.: 52
Joined: 21-February 08



QUOTE (uno @ Jan 7 2007, 03:01 AM)
QUOTE (abulqosim abdullah @ Jan 6 2007, 04:21 AM)
:salam:
dalam hal ini sudah saya buat topik sendiri "membedakan antara bid'ah dan masholihul mursalah"
semoga bermanfaat.
  :salam:

iya kang baru tak baca tadi... :biggrin:

back to topic--> maulid Nabi...

Trus aku pengen tau pendapat atau pandangan kang Qosyim terhadap acara maulid yang berkembang dimasyarakat kita ini...

Teman-temanku sekalian, carilah guru yang sanadnya sampai ke rasulullah. Jangan mudah percaya kepada orang yang keliatannya pinter, bahasa arabnya hebat, tapi tidak ada sanad gurunya. Waspadalah...!!!
Top
« Next Oldest | AKIDAH | Next Newest »
InvisionFree - Free Forum Hosting
Free Forums. Reliable service with over 8 years of experience.
Learn More · Register Now

Topic OptionsPages: (2) [1] 2 




Copyrighted by ISLAMIC COMMUNITY @2006

untuk informasi, saran, dan kritik bagi forum ini dapat dilayangkan melalui email ke Administrator



Hosted for free by InvisionFree* (Terms of Use: Updated 2/10/2010) | Powered by Invision Power Board v1.3 Final © 2003 IPS, Inc.
Page creation time: 0.1747 seconds | Archive